HOME

Jumat, 27 Juni 2014

Tegarkan Kami, ROBBI..

Andai dakwah ini mudah, pasti ramai yang menyertainya
Andai dakwah ini singkat, pasti banyak yang istiqomah dijalannya
Andai dakwah ini janjikan kesenangan dunia, pasti banyak yang tertarik padanya
Tapi hakikatnya dakwah itu begitu liku

Naik turunnya semangat dalam berdakwah
Sakit pedihnya fisik saat mensyi’arkan agama-Nya
Bagaikan kemanisan iman yang tak terhingga
Bagaikan sejarah yang tak pernah terlupakan

Masih sangat jauh jarak yang harus kita tempuh
Masih banyak liku yang haruus kita lalui
Masih sangat lama waktu yang harus kita gayuh
Masih sangat panjang dakwah yang harus terlaksana

Gundah gulana yang kian menghimpit sekeping hati yang sedang merana
Sedangkan pekatnya malam yang kian lama mencekam tirai penghalang
Keraguan untuk melangkahkan kaki, kian hari kian kuat menghantui
Akankah dakwah ini segera berakhir?

Hanya DIA yang tau kapan berakhirnya liku dakwah ini
Keangungan Sang Robbi yang selalu membuat kaki ini tegak berdiri ketika hendak ada keraguan
Kebersamaan dalam dakwah yang selalu membuatku mengerti apa makna dari urgensi dakwah
Jika hati sudah terbiasa melakukan dakwah, maka kita tidak seharusnya rela islam dijatuhkan

Tak pantas kita merasa lelah mengarungi samudera dakwah ini
Rasulullah, Ahmad Dahlan, Buya Hamka yang selalu tegar dalam likunya dakwah
Pendahulu yang berdakwah lebih dahulu dari kita
Tak pantas berkeluh untuk mencapai puncak dakwah yang abadi

Ya Allah
Sesungguhnya kami memohon agar engkau menambahkan kesabaran kami untuk dakwah ini
Seungguhnya kami memohon agar Engkau pilihkan pengetahuan dakwah yang terbaik
Sesungguhnya kami memohon agar kami bisa lebih tegar dalam liku dakwah ini

1 komentar:

  1. bagus nid.
    semoga bisa ngisi di web kammi.
    www.kammialfaruq.wordpress.com

    kirim tulisan ke kammialfaruq@gmail.com

    BalasHapus