Andai dakwah ini singkat, pasti banyak
yang istiqomah dijalannya
Andai dakwah ini janjikan kesenangan
dunia, pasti banyak yang tertarik padanya
Tapi hakikatnya dakwah itu begitu liku
Naik turunnya semangat dalam berdakwah
Sakit pedihnya fisik saat mensyi’arkan
agama-Nya
Bagaikan kemanisan iman yang tak
terhingga
Bagaikan sejarah yang tak pernah
terlupakan
Masih sangat jauh jarak yang harus kita
tempuh
Masih banyak liku yang haruus kita lalui
Masih sangat lama waktu yang harus kita
gayuh
Masih sangat panjang dakwah yang harus terlaksana
Gundah gulana yang kian menghimpit
sekeping hati yang sedang merana
Sedangkan pekatnya malam yang kian lama
mencekam tirai penghalang
Keraguan untuk melangkahkan kaki, kian
hari kian kuat menghantui
Akankah dakwah ini segera berakhir?
Hanya DIA yang tau kapan berakhirnya
liku dakwah ini
Keangungan Sang Robbi yang selalu
membuat kaki ini tegak berdiri ketika hendak ada keraguan
Kebersamaan dalam dakwah yang selalu
membuatku mengerti apa makna dari urgensi dakwah
Jika hati sudah terbiasa melakukan
dakwah, maka kita tidak seharusnya rela islam dijatuhkan
Tak pantas kita merasa lelah mengarungi
samudera dakwah ini
Rasulullah, Ahmad Dahlan, Buya Hamka
yang selalu tegar dalam likunya dakwah
Pendahulu yang berdakwah lebih dahulu
dari kita
Tak pantas berkeluh untuk mencapai
puncak dakwah yang abadi
Ya Allah
Sesungguhnya kami memohon agar engkau
menambahkan kesabaran kami untuk dakwah ini
Seungguhnya kami memohon agar Engkau
pilihkan pengetahuan dakwah yang terbaik
Sesungguhnya kami memohon agar kami bisa
lebih tegar dalam liku dakwah ini

bagus nid.
BalasHapussemoga bisa ngisi di web kammi.
www.kammialfaruq.wordpress.com
kirim tulisan ke kammialfaruq@gmail.com